Ming. Jul 12th, 2020

Uniknya Peunayong Gampong Kerukunan

Banda Aceh – Gampong Peunayong berada di pusat kota Banda Aceh, dikelilingi gampong-gampong lain yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Namun siapa sangka, kota tua yang terletak seberang Masjid Raya Baiturrahman dibatasi Krueng Aceh ini terdapat sebuah kawasan yang penduduknya mayoritas non Muslim. Itulah Peunayong, kawasan Pecinan yang unik penuh sejarah ini.

Wajah pertokaan peninggalan Belanda di Peunayong (foto : Serambinews.com)

Apresiasi atas keunikan sekaligus keberagaman yang istimewa ini, Kementerian Agama Provinsi Aceh mencanangkan Peunayong sebagai Gampong Sadar Kerukunan tingkat Provinsi Aceh, Selasa 10/12/2019.

Terpilihnya Peunayong menjadikan Banda Aceh sebagai Kota paling rukun umat beragama, karena sebelumnya tahun 2017 Gampong Mulia di Kota Banda Aceh juga telah ditetapkan sebagai Gampong Sadar Kerukunan.

Penetapan Gampong Peunayong sebagai Gampong Sadar Kerukunan Aceh 2019, dan tekad bersama tolak narkoba. (Banghas 10/12)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Anggota DPRK Banda Aceh, Tokoh Masyarakat, Kepala SKPK, Kepala Badan Kesbangpol Banda Aceh Drs T Samsuar, M.Si, Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra, Sekretaris FKUB Kota Banda Aceh Zulkifli SH dan pemuda setempat.

Ketua FKUB Kota Banda Aceh Drs Abd Syukur menyebutkan dipilihnya Gampong Peunayong telah melalui proses dan penilaian tim.

Ketua FKUB Kota Banda Aceh Drs Abd. Syukur menyampaikan sambutan atas terpilihnya Peunayong sebagai Gampong Kerukunan
(Banghas 10/12)

Menurut Abd Syukur Gampong ini unik karena menjadi tempat dengan pemeluk agama non-Muslim terbanyak di Kota Banda Aceh

“Mayoritas warga di sini adalah non-Muslim dan ini bukti kota kita sangat toleran,” kata Abd Syukur.

Menurut tokoh yang juga sangat peduli pada penggiat anti narkoba ini, Gampong Peunayong berada dalam kerumunan gampong dengan mayoritas Muslim namun saling menjaga dan menghormati.

Kepala Kantor Kemenag Kota Banda Aceh turut menyampaikan sambutan. Hadir langsung Keuchik Gampong Peunayong Sabri yang menerima plakat tanda dicanangkan Peunayong Gampong Sadar Kerukunan.

Kegiatan puncak dilakukan oleh Walikota Banda Aceh melalui staf ahli Drs Muzakkir. Dalam sambutan tertulisnya Banda Aceh kota sangat toleran dan nyaman sebagai tempat tinggal bagi semua agama dan suku bangsa.

Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra (Wakil Ketua FKUB Kota Banda Aceh) nampak akrab dan bersahabat baik dengan Pemuka Agama di Kota Banda Aceh dari Katholik, Budha dan Hindu. (Banghas 10/12)

Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Peunayong sebagai Gampong Kerukunan di Provinsi Aceh. Menurutnya sebagai Gampong yang juga telah dicanangkan sebagai Gampong Bersinar atau bersih narkoba, kawasan Pecinan ini sangat strategis sebagai kampanye positif untuk Aceh.

“Peunayong itu istimewa, warganya berbeda suku dan agama namun sangat toleran dan bertekad menjadikan gampong terdepan bersih narkoba,” pungkas Hasnanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *