Kam. Sep 19th, 2019

Kisah Van Heutsz

“Kelemahan digelas Kopi”

Van Heutsz berang, pasukan gerilya terkuat yang pernah dimiliki Hindia Belanda gagal menangkap Teuku Umar.

Pagi itu di Rumah Putih Peusanggrahan Tangse 1898, Jenderal beringas ini ditemani Saritem perempuan cantik asal Jawa. Keduanya menatap lembah Tangse dari bukit singgah mata.

“Apa yang kurang kita miliki, tapi tetap gagal menghampiri Johan itu” keluh van Heutsz.
“Cobalah ajak Umar ngopi, bukankah kelemahan pasukan Aceh pada segelas kopi?” timpal Saritem.

“Saritem dirimu tidak hanya cantik tapi juga cerdik” puji van Heutsz sambil mencium tangan kekasihnya.
“Tapi kalau Umar tidak mau, bagaimana?” Tanya Heutsz yang tiba-tiba tersadar akan tipu daya dan kenakalan Umar sampai Batavia menempel photo umar di lapangan tembak.

Saritem tersenyum, perempuan cantik ini menarik van Heutsz kedalam kamar, sambil menggigil kedinginan dia merangkul kuat jenderal perkasa ini, terdengar bisikan Saritem ke telinga Heuts: “Tidak ngopi ya mati!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *